Kamis, 25 April 2013

BUAHBATU



oleh: Pedi Ahmad

Kemudian bising berputar di jantung
Hari: suaranya membutakan telinga,
Menyaingi simfoni merdu para perkutut dan kenari
Sedang gedung-gedung kian ponggah menikam,
Mengunci setiap diri

Subuh baru pungkas: tivi, koran dan majalah
Menabur hiburan bohongnya lagi.
Setiap banyolan digantikan oleh prestasi tak berarti
Lalu secangkir kopi pasi menyaksikan lobi kelas tinggi.

/2012/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar